Saya masih ingat ketika dulu sebelum menamatkan sekolah di Sekolah Asisten Apoteker, sehari sebelum pengumuman hasil ujian akhir kami dikumpulkan di salah satu ruangan kelas.
Ada beberapa hal yang secara turun temurun setiap angkatan selalu disampaikan oleh salah satu guru pembimbing kami.
Ritual ini adalah merupakan kenangan terakhir di sekolah tersebut karena setelah tamat, maka kami akan berpencar mengikuti alur hidup dan nasib masing-masing.
Wejangan yang disampaikan oleh guru saya tersebut hingga kini masing terngiang dengan jelas, bahwa Hidup yang sukses bukan karena kita hebat dan menjadi juara di kelas. Akan tetapi orang yang akan sukses nanti adalah orang yang pandai menyesuaikan diri dengan lingkungan.
Satu hal yang harus selalu diingat adalah, selalu berlaku jujur pada diri sendiri. Jika kalian bisa jujur pada diri sendiri niscaya kamu akan senantiasa berbuat jujur pada orang lain.
Kalau saya ingat lagi kata-kata guru saya tersebut, saya merasa banyak hal yang kadang terasa berat untuk dijalani dalam hidup. Pergeseran sudut pandang dan kepentingan kadang menjebak kita untuk melupakan kejujuran.
Banyak hal yang pura-pura dalam kehidupan. Entah karena keadaan atau karena perbedaan kepentingan.
Jujur pada diri sendiri...? kalo kita mau jujur, banyak hal yang tidak bisa kita terima dengan hati nurani saat ini. Tapi apa yang bisa kita perbuat, selain menutup mata atas segala kecurangan dan kemunafikan yang sering terlihat dengan kasat mata. Kejujuran sering harus dibayar dengan harga yang mahal
Apa masih ada yang mampu membuat kita jujur pada diri kita?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment