Thursday, June 30, 2005

a Flashback about Me... (episode II)

Hmm..beberapa hari ini gue rindu kampung halaman
semua ngingetin gue tentang masa kecil gue
yang kadang lucu, kadang juga gila
tapi tak jarang mengharukan...
Pertama kali gue kenal sama ayah gue
adalah ketika baru selesai SMP
yah..kira-kira usia 13 tahun

gue masih ingat
saat itu seorang lelaki separuh baya datang kerumah gue
orang-orang sibuk mencari gue kesana kemari
padahal gue lagi sembunyi dibawah kolong tempat tidur ibu gue
hehehe.... abisnya gue udah tau dari temen
bahwa hari itu ayah gue akan datang
seharian, setiap tamu datang gue langsung curiga aja
ga mau ketemu!!
gue benci nginget bahwa dia udah ninggalin gue dan ibu
ada sebersit rasa dendam waktu itu

yang gue rasakan adalah
bahwa gue merasa ditelantarkan
dan mungkin karena itu juga
ga ada setetespun airmata gue yang jatuh
saat melepas "kepergian" ayah gue buat selama-lamanya
di bulan Juli tahun 1987

beneran, gue ga nangis
ga ada rasa kehilangan sedikitpun

ah,..tapi sekarang semakin bertambah usia
gue makin memahami hidup
gue jadi menyesali kenapa dulu harus demikian
dan gue jadi rindu dengan sosok ayah gue
walaupun cuma sebentar gue diijinin
untuk merasakan keberadaannya

mungkin itu juga yang membuat gue
gampang terharu dan tersentuh
saat melihat seorang ayah yang begitu sayang
dan bangga dengan anaknya
alangkah bahagia dan menyenangkan..
punya ayah yang demikian

hmm..kenapa ya gue jadi melankolis gini??
kan ayah gue udah ga ada lagi?
tau ah, gue lagi pengen pulang kampung

masa kecil gue... menyenangkan sih
saat orang-orang blm punya motor
gue kesekolah udah naik motor sendiri

temen-temen gue juga gila abis
setiap minggu mesti ada pesta ulang tahun
ga peduli sapa aja dirayain ulang tahunnya
bahkan kalo lg ga ada yg ulang tahun,
neneknya yang dibikinin pesta ulang tahun
hahahaha...
sering juga gue nyuri-nyuri ikutan balap motor
sama temen smp gue yang punya motor balap
(yang ini ibu gue ga tau apme sekarang..hehehe)
Gue diajak keliling sumatera barat naik motor
kadang naik gunung, kadang nongkrong di radio
ada aja kegiatan setiap hari
tapi...
Dimana ya mereka sekarang..??

Tentang cinta..??
gue penganut cinta sejati sih
jadinya, biar yang naksir banyak
yang jadi pacar gue cuman 2 orang
padahal, kalo sabtu sore banyak yang ngapel kerumah
sampe-sampe ibu gue kepusingan ngapalin namanya
hhahaha...ga ge-er kok gue..

tapi...gue lg males cerita tentang cinta nih

"cinta" nya lagi gue titipin sama seseorang
gue takut jatuh cinta lagi
ga,.ah.. ga mau lagi jatuh cinta
ntar..ntar aja gue ambil lagi cinta gue
kalo nemu seseorang mending ajak kawin aja sekalian..hahaha
ga denk..becanda ...(emangnya apaan..)
paling laki juga takut, begitu kenal langsung diajak kawin
hahahahaha...

udah ah...ntar disambung lagi
(gue,..lg melankolis)

Hidup gue... (Episode I)

Sudah takdirnya, ketika gue dilahirkan
sebagai anak satu-satunya,
dan cuma gue yg perempuan
yang kemudian di usia tujuh bulan
harus ditinggalkan
oleh laki-laki yang bernama "ayah"

Lalu dengan seorang perempuan
yang bernama "ibu" yang penuh kesabaran
gue jalani hidup ini
dengan segala keluh kesah
dan hanya perempuan itu...
yang selalu setia menghibur dan membesarkan hati gue
dikala gue berduka...
dan cuma perempuan itu...
yang larut dengan kebanggaannya atas prestasi yg
gue dapatkan saat gue menerima penghargaan,
dan menjadi juara kelas

tanpa sodara, laki maupun perempuan
gue menjalani hidup tanpa pedoman
tanpa figur yg bisa gue tiru
bagaimana menjadi seorang perempuan
atau apa yang harus dilakukan
oleh seorang perempuan
ga pernah ada yg perhatiin gue
ataupun nunjukin gue harus bengini atau begitu

Gue juga ga pernah merasakan
bagaimana rasanya memiliki sodara
seringkali gue merasa iri
melihat sepupu gue
yang kadang suka berantem dan kejar-kejaran
hanya gara-gara merebutkan
sebuah mainan atau sebuah permen

juga ketika lebaran tiba
saat semua keluarga berkumpul
gue... selalu hanya berdua dengan perempuan itu
perempuan yang selalu gue panggil
dengan sebutan "ibu"

gue juga seringkali merasa nelangsa
ketika melihat temen gue asik gelendotan dengan
laki-laki yang bernama "ayah" itu
atau ketika dengan manjanya
meminta sesuatu dari lelaki itu
sesuatu yang ga pernah gue alami
tetapi kerapkali terlintas dalam mimpi-mimpi gue
buat gue, kebersamaan seperti mereka
adalah sesuatu yang langka
karena selama hidup
gue ga pernah ngrasain
bagaimana hidup dengan lelaki yang bernama ayah itu,
ataupun mendapatkan bimbingan dan perhatian darinya
mungkin bagian inilah yang selalu
membuat gue merasa ada sesuatu yang kosong
dalam hidup gue

seringkali gue melamun
enak kali ya punya ayah..?
ato punya sodara yang banyak?

walaupun...sebenarnya gue ga terlalu menyesali
karena hidup gue bersama perempuan
yang selalu gue panggil "ibu" itu
cukup berarti dan menyenangkan
bagi gue, perempuan itu tetaplah
seorang wanita yang hebat
perempuan yang telah menjadikan gue
sebagai seorang perempuan yang mandiri
perempuan yang percaya diri
dan rasanya gue ga kalah sama orang-orang
gue juga merasa
perempuan itu telah membimbing gue dengan sabar
dengan tulus mendampingi hidup gue
dengan kasih sayangnya yang ga pernah putus
hingga gue bisa seperti ini

Terima kasih ibu...
tiada berbatas kasih sayangmu...
dan tiada pamrih setiap doamu...

Tuhan... andai kini dibolehkan...
gue hanya ingin dipertemukan
dengan figur yang gue cari
yang baik dan sayang sama gue
yang bisa membimbing dan ngingetin gue
yang bisa mengisi ruang kosong itu
yang ga pernah gue miliki selama ini
untuk menghabiskan sisa umur gue
agar hidup ini menjadi lebih berarti
dan tak tersia-sia...

(gue,..ketika melamun sendirian malam ini)

Monday, June 27, 2005

Dari lantai 16, Sheraton Media Tower Jakarta

"Jangan biasakan bergantung kepada orang lain
Karena pada dasarnya kita akan tetap sendiri
sekarang ataupun nanti
"

Pada 25 Juni 2005,
dilantai 16 Sheraton Media Tower, Jkt
Ketika gue menikmati kesendirian

Saat menatap Jakarta dibalik jendela,
mata gue terpaku menikmati keindahan kembang api
di Arena PRJ, yang gue yakin
malam minggu itu pasti dipenuhi warga ibukota

Pukul 9 malam, saat gue sendirian
tiba-tiba terima sms dari "unknown sender"
yang begitu dibuka, blas... hp gue ga bisa nyala lagi
ternyata sms tersebut adalah virus
yang menyerang memory
otomatis gue pun kehilangan kontak orang-orang terdekat gue
hingga tak satupun nomor yang gue ingat lagi...
Kiamat...

Saat itu gue merenung...
gue jadi ingat kata-kata diatas
yang sore itu diberikan seseorang yang
sangat berarti bagi gue
yang sepertinya telah mengetahui,
bahwa gue udah ditakdirkan untuk merasakan
"kesendirian" yang sebenarnya

bagaikan sebuah wangsit,
kata-kata itu seperti menginspirasi gue
untuk melepaskan ketergantungan
pada siapapun dan apapun

Dari lantai 16, Sheraton Media Tower
Skyline kota Jakarta menjadi saksi kesendirian gue
menikmati kemewahan kamar hotel berbintang lima itu
tanpa sapa-sapa dan tidak bisa berbuat apa-apa
kecuali menunggu keajaiban
Asli, gue rindu banget dengan rumah gue
rindu temen-temen gue
rindu orang-orang yang biasa sms dan telpon gue
untuk pertama kalinya gue menangis...
dalam kesendirian gue...
ternyata... kemewahan kamar itu
ga bisa menggantikan
orang-orang itu, yang selalu dekat dihati gue

gue jadi paham...
beginilah mungkin yang dialami
orang-orang yang hidupnya bergelimang harta
tapi tidak memiliki apa-apa ataupun sapa-sapa
sendirian dalam kemewahan
terasa tiada gunanya

suer, gue menjadikan ini sebagai sebuah pemahaman
tentang hidup gue...
bahwa gue, emang harus banyak bersyukur
apapun yang telah gue dapetin
adalah anugerah Tuhan yang tiada tara
karena gue masih memiliki
orang-orang yang masih peduli sama gue
orang-orang yang masih sayang sama gue
yang tidak bisa dibandingin
dengan kemewahan apapun
karena... ternyata..
mereka takkan pernah tergantikan
oleh kemewahan apapun...

(gue,dalam perenungan ttg hidup)

Monday, June 20, 2005

Ternyata, gue tidak sendirian...

Jangan pernah bilang,
sendiri itu identik dengan kesunyian
Jangan pernah bilang,
sendiri itu hanya berujung kesepian
Karena rasa sepi juga bisa dialami
dan dirasakan walaupun berada dalam keramaian

Yang gue rasa,
ternyata sendiri membuat gue lebih tenang
menikmati hidup gue sesuai keinginan hati

Gue menjadi lebih pede
Gue jadi lebih ekspresif
Lebih menghargai diri gue
dan jadi lebih mandiri

Bukannya gue munafik dan ga butuh seseorang
Adalah manusiawi
ketika kadangkala gue juga pernah merasakan...
bahwa sendiri itu juga ada ga enaknya
Ketika gue butuh temen
buat sharing dan diskusi
kangen ada yang marahin dan ngingetin gue
kalo gue salah

tapi setidaknya,
sendiri itu...
membuat gue makin tahu kemauan diri
membuat gue lebih introspeksi kedalam
yang akhirnya membuat gue makin bersyukur
dengan hidup yang diberikan Tuhan buat gue

Saat ini,...
Gue merasakan kesendirian yang indah
berteman dengan segala harapan
merencanakan arah hidup selanjutnya
menyelesaikan sebuah cita-cita gue
yang dulu pernah terpenggal

Gue, tau..
dibalik kesendirian ini...
gue masih memiliki banyak hal
setidaknya banyak cinta
dari orang-orang disekeliling gue
dan tentunya... dorongan dan semangat
yang selalu gue dapatkan
dari teman-teman dan sahabat dekat gue
yang dalam visi gue, orang-orang inilah
yang membuat kesendirian gue
terasa lebih indah

Tentunya, seseorang
yang gue sayangi dalam ilusi gue
dan seringkali gue repotin dengan keluh kesah gue
kadangkala berperan sebagai konsultan hidup
dan seringkali sebagai motivator yang ampuh
dan pemberi semangat
yang mendorong gue untuk selalu berfikir positif
bagaikan "another half" dalam hidup gue
sehingga gue, tidak pernah merasa sendiri lagi

(terimakasih untuk kesabarannya)

Friday, June 17, 2005

Thinking of You

I've been thinking about you.
And I know I don't say it often enough,
but I appreciate all you do.
I've never known anyone
as giving as you.
You always go that extra mile
to inspire and encourage me.
You make me want to try harder;
you make me want to succeed.
You've made me
believe in me.

Where are you now dear?
How are you, and I realy courious about you
For this and so much more,
I'm sending good wishes
to your door
May God Bless you
In a healthfull life
and let you know,
that I care about you

Friday, June 10, 2005

Kumpulan Kata-kata Bijak dari Segala Sumber

Kita tidak dapat memperoleh pikiran yang damai kecuali kita dapat berhubungan dengan Sumber kedamaian yang ada di dalam diri kita. Damai yang kamu miliki dalam dirimu, dan jika kamu mencarinya di luar, kamu tidak akan pernah menemukannya. - Maha Guru Ching Hai

Janganlah merasa terlalu kecewa, tetapi jalanilah hidup setiap saat dengan sepenuh hati kamu. Apapun yang mesti kamu lakukan, lakukan dengan kebaktian penuh. Miliki iman pada Tuhan dan rencana agung seluruh alam semesta. - Guru Ching Hai

Hidup adalah perjuangan. Perjuangan hidup adalah pohon yang berakar permasalahan, tetapi berbuah kesuksesan.-(unknown)

Thursday, June 09, 2005

Bukannya begitu.. tapi maaf...

Bukannya gue udah ga sayang lagi sama lu
bukannya gue udah ga cinta lagi sama lu
tapi maaf...
hati gue udah beku
cinta gue udah berlalu

Bukannya gue masih sakit hati sama lu
bukan juga karena gue masih dendam sama lu
tapi maaf..
luka batin yang lu tinggalin terlalu dalam
dan mungkin lebih baik untuk segera gue lupakan

Bukannya ga ingat dengan semua kenangan
bukan juga lupa dengan apa yg pernah gue harapkan
tapi maaf...
gue sudah mulai ga punya keinginan
dan gue udah bisa menerima semuanya dengan ketabahan

Bukannya pengen lihat lu kebingungan
bukan juga sengaja ingin melihat lu dalam penderitaan
Ataupun sudah tidak memperdulikan
Tapi maaf...
mungkin lebih baik kita mengikuti jalan
apapun yang sudah digaris kan oleh Tuhan...

Sudahlah...
ga ada gunanya lu tangisi semuanya
ga ada gunanya lu menyesali segalanya
mungkin ini memang sudah suratan

Gue hanya ingin menatap masa depan
agar tak lagi membuang waktu untuk sebuah khayalan
Mari hadapi kenyataan
dengan ringan dan penuh senyuman
Dan gue akan selalu doakan...
semoga lu mendapatkan apa yang lu idam-idamkan...

Buat lu, semoga ini bisa menjadi pelajaran

Tuesday, June 07, 2005

Menangislah..jika memang harus menangis...

Adakah terapi yang lebih baik dari sebuah tekanan?
Aku ingin bisa teriak!
Aku ingin bisa menangis !
Aku ingin... menjerit!!!

Aku ingin ada dalam dekapan mu
mengeluarkan segala keluh kesah ini
menumpahkan segala keresahan hati
mengadukan segala kebimbangan
dan keraguan...

Duhai.... adakah pelukan yang lebih melegakan
ketika bisa berkeluh kesah
mengekspresikan kegalauan hati
Pada orang yang disayangi..??

Namun ku tau....
Dirimupun dalam kegundahan yang dalam

Inginku merengkuhmu
'Ntuk berbagi rasa
melenyapkan segala beban
bersamamu menghadapi segala kesedihan ini...
Tapi itu juga tak mungkin...

Satu-satunya yang bisa kita lakukan saat ini
Hanyalah berserah diri... pada pemilik dunia yang fana ini
Persatukan diri dalam do'a dan ketabahan hati
'Ntuk menerima cobaan ini...

Menangislah... jika harus menangis...
Jangan pernah sembunyikan kesedihan
Karena kita tak harus tertawa dalam kepedihan
Pun tak harus menangis dalam kegembiraan
Karena kita tetaplah manusia yang tak sempurna...

Tersenyumlah, karena kita (engkau & aku) tak sendiri lagi
Kita harus mampu tegar hadapi bersama
Semoga badai ini...akan segera berlalu...

(sendiri, dalam kegundahan hati)

Sunday, June 05, 2005

Bicara Hati

Banyak keinginan yang kadangkala gak kesampaian
Banyak cita-cita yang akhirnya kandas diperjalanan
Banyak harapan yang akhirnya membuahkan kekecewaan

namun ketika bicara tentang semua ini
dengan "hati" dan perasaan...
Ternyata gue harus punya keberanian
Untuk bisa menyadari dan menerima kenyataan
bahwa dalam hidup ternyata memang selalu ada pasang dan ada surut

Itu juga yang terjadi dalam beberapa hari ini
Ternyata gue ga sekuat yang gue bayangkan
Jujur, beberapa hari ini, gue merasa sangat "kehilangan"

Ini barangkali akan menjadi sebuah catatan,

(mungkin gue terlalu tinggi menatap awan..)

Saturday, June 04, 2005

Sebuah Renungan

Tiada keraguan yang melahirkan kesuksesan
Dalam hidup yang penting adalah bagaimana menciptakan sebuah kesempatan dan memanfaatkan kesempatan itu dengan baik
Dan dengan, usaha, kemauan serta keyakinan penuh, maka hidup akan terasa lebih ringan
Jangan pernah menjadi orang yang selalu menyesali masa lalu
Karena apapun yang dilalui sebelumnya adalah jalan yang memang seharusnya kita tempuh.
Percaya diri adalah sesuatu yang langka dan tidak semua orang memilikinya
Tapi over confidence malah akan membuat kita menjadi orang yang ambisius
Ambisi Inilah yang kemudian akan membunuh semua kreatifitas dan motivasi dalam hidup
Satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah
Bahwa karma itu pasti akan ada.
Jika kamu berbuat baik kepada orang lain, maka dirimu akan selalu hidup dalam kebaikan yang telah kau tanamkan.
Begitu juga sebaliknya, ketika hidupmu dipenuhi dengan amarah, rasa benci dan sakit hati serta keinginan untuk selalu menyakiti orang lain, maka hidupmu juga akan selalu dikelilingi orang-orang yang demikian.
Jagalah hati untuk selalu tulus dalam berkata, dan iklas dalam berbuat
Karena tidak ada kejahatan yang sempurna di dunia ini
Kebenaran akan selalu berada dipihak yang menang
Segala kebohongan dan kelicikan akan selalu dikalah kan oleh kebaikan
Jalani hidup dengan ringan dan tanpa beban
Jangan pernah takut menhadapi hidup ini
Karena segala kebaikan yang kau berikan pada siapapun
takkan pernah meninggalkanmu sendirian
Tuhan Maha Mengetahui apa yang seharusnya
Jangan pernah merisaukan, jika suatu hari Tuhan memberikan cobaan
Tetaplah tabah, karena itu adalah pertanda adanya ujian
untuk diberikan hidup yang lebih baik lagi
Namun renungkanlah, jika selama hidupmu seringkali berbuat kejahatan
Maka bisa jadi itu adalah sebuah hukuman

Berikanlah selalu senyuman terindah yang menyejukkan hati
Buka mata hati, dan hadapi hidup ini dengan kesabaran dan keikhlasan
Maka kamu akan menjadi orang yang paling berbahagia dalam hidup ini.

Kata kunci untuk semua ini adalah : Kebahagiaan sejati datang dari diri sendiri. Untuk itu bersihkanlah hati dari hal-hal yang akan bisa menodai

(Sabtu ini, ketika bicara tentang hati)

Kata Bijak (bagus nih)

You will never be the person you can be,

if pressure, tension, and discipline are taken out of your life.

(James G. Bilkey)

Friday, June 03, 2005

Bicara tentang "Cinta"

Malam ini kucoba renungi
tentang cinta, kasih sayang dan perhatian
Yang kutahu, cinta adalah sebuah persembahan yg tulus dan tanpa syarat
dan kasih sayang yang tak terputus

Tapi cinta dalam hidupku serba membingungkan dan penuh lika liku.
Banyak hal yg sering datang seiring dengan itu
Mungkin Tuhan memang telah takdirkan harus demikian
Dan akhir-akhir ini aku hanya bisa ikhlas menerimanya

Aku tidak menyesali
pemberian Tuhan yang indah ini
Bukannya cinta berlabuh
pada tempat yang tidak semestinya
Akan tetapi mungkin saja
belum menemukan tempat yang sesungguhnya
Salah siapakah ?
Salahkah aku?
Atau menyalahkan siapa?
Karena aku sendiri tak pernah bisa menjawab, mengapa harus begini?

Bicara cinta, bisa jadi terasa cengeng dan kekanak-kanakan
Banyak orang yg tertawa ketika bicara soal cinta
Seolah-olah cinta hanya milik sepasang remaja yang berkasih-kasihan

Tapi bagiku, cinta tetaplah sesuatu yang abstrak
yang hanya bisa dirasakan dalam hati
Cinta yang lahir dari sejumput rasa sayang
dari lubuk hati yang paling dalam
Cinta yang tidak bisa disentuh
tetapi dapat dirasakan kehadiran dan keindahannya
perasaan selalu ingin menyayangi, dan mengasihi
memperhatikan, dan memperdulikan

Jika dulu, cinta terasa menyakitkan
Cinta yang menggebu-gebu dan menggairahkan
yang akhirnya menghadirkan kekecewaan yang dalam

Kini kupunya cinta yang lain, cinta dalam kedewasaan
Cinta yang bisa ku jalani dengan ringan dan tanpa beban
Apakah ini adalah sebuah paradigma cinta?
Atau fase baru sebuah kehidupan?
Tapi mengapa hanya aku yang mengalami?

Aku mencoba mencari cara agar cinta itu tak lagi menyakiti
Lalu aku menemukanmu yang selalu menyejukkan hati
Seperti oase di tengah padang pasir
kamu hadir sebagai perwujudan figur yang aku cari
persis seperti mimpi-mimpiku selama ini

Salahkah, jika kemudian aku memilihmu,
untuk berikan satu-satunya cinta yang masih kupunya ini?
Salahkah aku, jika cinta itu kini kuserahkan padamu?
Dan kutitipkan sebagai persembahan dihatimu

Ku ingin hanya aku dan kamu yg tahu keberadaannya
Biar cinta ini tak mengganggu siapapun
dan tetap tersimpan dengan indah seperti apa adanya
Biarlah hanya aku yang bisa merasakan keberadaannya
Karena perhatian dan kepedulianmu jauh terasa lebih indah

Karena ku tak ingin, cinta ini menyakiti lagi
hatiku, dan hati siapapun...


( buatmu, agar engkau tahu, cinta
ini takkan pernah membelenggu,
terimakasih utk semua perhatian dan kesabaranmu
malam ini, aku rindu)

Thursday, June 02, 2005

Surat Buat Sahabat ku

Sahabat,
Adalah manusiawi ketika suatu masa
kita ingin menangis,tertawa,sedih,gembira dan lain-lain
yang datang silih berganti begitu seterusnya
Itulah hidup yang sebenarnya

Tapi berbahagialah, karena hidupmu
telah mampu memberi arti bagi orang lain
berbagi kebaikan dan ketulusan
cahaya dan kehangatan
serta segala keceriaan
Karena tidak semua orang mampu sepertimu

Tapi kutahu,
Dirimu adalah juga manusia biasa
yang juga memiliki semua keluh kesah tentang hidup
Dimana selalu ada pasang, ada surut

Tapi percayalah,
bahwa apa yg kau tanam selama ini
kebaikan dan keikhlasanmu
akan selalu bersama menemanimu
dalam suka maupun duka

Adalah wajar kalo akhirnya kita perlu orang lain
Adalah wajar ketika ketika suatu saat kamu juga
butuh "menerima" sesuatu dari orang lain
Karena kamu adalah juga...manusia biasa

Jangan bersedih, sayang..
Doaku dan doa orang-orang sekitarmu
akan selalu menyertai..