Monday, April 25, 2005

Tulisan Seorang Sahabat...

Ketika sepi...
Ketika sepi singgah di hatimu
Jabatlah tangannya, rangkullah
Kau lebih baik bersahabat
Daripada menjadi musuhnya

Ketika sepi menjadi bayanganmu
Ia akan bercerita tentang masa lalumu
Tentang sekarang, tentang masa depanmu
Ia akan bercerita tentang cinta dalam puisi

Ketika puisimu muncul di buletin sekolah
Semua orang sering menanyakanmu
Apakah puisimu bertutur tentang cinta
Apakah puisimu ekspresi tentang benci

Kau yang juga masih kebingungan
Lalu bertanya pada sepi
Apakah artinya cinta dan apa itu benci?
Sepi tersenyum tanpa sepatah kata

Biarkan orang memaknai cinta dengan benci
Biarkan orang memaknai benci dengan cinta
Cinta dan benci, aku tak pernah perduli
Kenapa harus selalu dipertanyakan

Ketika sepi singgah di hatimu
Jabatlah tangannya, rangkullah
Kau lebih baik bersahabat
Daripada menjadi musuhnya

(Thanks buat mas BH)

No comments: